Suhu Bayi Baru Lahir : Normal atau Tidak Normal ?

Spread the love

Suhu Bayi Baru Lahir : Normal atau Tidak Normal ?

Audi Yudhasmara, Widodo Judarwanto

Suhu

  • Suhu Kisaran suhu normal: Ketiak 36,5 °C hingga 37,5 °C
  • Kaki dan tangan teraba hangat
  • Jika suhu bayi Anda lebih dari 38.0 °C,  hubungi dokter
  • Jika suhu bayi Anda lebih dari 37,5 °C, lepaskan lapisan pakaian dan mengukur suhunya lagi setelah 30 menit telah lulus.
  • Jika suhu bayi Anda lebih dari 37,5 °C, dan Anda telah mengambil tindakan diatas, silahkan hubungi bidan anda.
  • Jika bayi Anda tampak kedinginan atau suhu tubuhnya kurang dari 36,5 °C , tempatkan bayi Anda dari kulit ke kulit dan lindungi Anda dan bayi dengan selimut. Ukur suhunya lagi setelah 30 menit

Hipotermi

Suhu normal bayi adalah antara 36,5-37,5°C. Hipotermia dibagi menjadi tiga jenis yaitu stres dingin, hipotermia sedang, dan hipotermia berat. Batasan stres dingin suhu antara 35,5-36,4°C, hipotermia sedang suhu antara 32-35,4°C, dan hipotermia berat apabila suhu kurang dari 32°C. Bila tubuh dan ekstremitas hangat maka interpretasinya adalah normal. Bila tubuh teraba hangat tapi ekstremitas teraba dingin maka berarti bayi mengalami stres dingin. Sedangkan bila tubuh dan ekstremitas teraba dingin berarti bayi mengalami hipotermia. Pada perabaan tidak dapat ditentukan gradasi hipotermia. 

Pada bayi yang mengalami stres dingin perlu dicari penyebabnya apakah popok yang basah, suhu pendingin ruangan yang terlalu rendah, tubuh bayi basah, setelah mandi yang tidak segera dikeringkan atau ada hal lain. Bila diketahui hal-hal ini maka segera atasi penyebabnya tersebut. Untuk menghangatkan bayi dilakukan kontak kulit ke kulit antara bayi dan ibu sambil disusui, dan ukur ulang suhu bayi setiap jam sampai suhunya normal. Bila suhunya tetap tidak naik atau malah turun maka segera bawa ke dokter.

BACA  Rekomendasi Pencegahan Saat Pemberian ASI Dalam Pandemi

Penanganan

  • Bayi dengan suhu kurang dari 35,5°C mengalami kondisi berat yang harus segera mendapat penanganan dokter.
  • Tindakan yang dapat dilakukan oleh ibu sebelum dan selama dalam perjalanan ke fasilitas kesehatan adalah terus memberikan air susu ibu (ASI) dan menjaga kehangatan.
  • Tetap memberikan ASI penting untuk mencegah agar kadar gula darah tidak turun. Apabila bayi masih mampu menyusu, bayi disusui langsung ke payudara ibu. Namun, bila bayi tidak mampu menyusu tapi masih mampu menelan, berikan ASI yang diperah dengan sendok atau cangkir.
  • Menjaga bayi dalam keadaan hangat dilakukan dengan kontak kulit ke kulit, yaitu melekatkan bayi di dada ibu sehingga kulit bayi menempel langsung pada kulit ibu, dan ibu dan bayi berada dalam satu pakaian. Kepala bayi ditutup dengan topi.

Pencegahan

  • Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah hipotermia adalah menutup kepala bayi dengan topi, pakaian yang kering, diselimuti, ruangan hangat (suhu kamar tidak kurang dari 25°C), bayi selalu dalam keadaan kering, tidak menempatkan bayi di arah hembusan angin dari jendela/pintu/pendingin ruangan. Sebelum memandikan bayi perlu disiapkan baju, handuk, dan air hangat. Setelah dimandikan, bayi segera dikeringkan dengan handuk dan dipakaikan baju.

 

Hubungi dokter atau bidan jika:

  • Bayi Anda tidak menyusu dan tampak lesu (susah bangun) dan Anda tidak dapat membangunkan bayi untuk diberi makan. Satu tidur panjang (4-6 jam) dalam setiap periode 24 jam tidak masalah.
  • Suhu ketiak bayi Anda di atas 37,5 °C  atau di bawah 36,5 °C dan bayi Anda tidak mengenakan pakaian yang terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Bayi Anda bernapas dengan cepat (lebih dari 60 napas setiap menit) selama lebih dari 10 menit (dan bayi Anda tidak menangis, aktif atau berpakaian berlebihan).
  • Bayi Anda mengalami kesulitan bernapas, yang mungkin terlihat seperti ini: »nasal melebar dan mendengus yang berlangsung lebih dari beberapa menit; »kulit bayi Anda tampaknya tertarik dengan tajam di sekitar tulang rusuk atau pangkal tenggorokan saat ia atau
    dia bernafas.
  • Bayi  sangat rewel
  • Bayi menangis hampir sepanjang waktu dan tangisannya bernada tinggi.
  • Bayi  lemas dan tidak berinteraksi saat bangun.
  • Bayimengalami muntah proyektil yang berulang (lebih kuat daripada gumoh).
  • Anda melihat warna abu-abu pada popok bayi Anda setelah hari ketiga kehidupannya.
  • Bayi Anda tidak memiliki popok basah dalam waktu 24 jam.
  • Anda mengkhawatirkan bayi Anda karena alasan lain.
BACA  Ucapan Selamat Pilihan : Bayi Baru Lahir, Dalam Bahasa Inggris

Hubungi 911, UGD dan bidan Anda jika:

  • Warna kulit bayi Anda berubah menjadi biru, abu-abu atau pucat (tangan dan/atau kaki biru normal di hari-hari awal).
  • Pernapasan bayi Anda berhenti selama lebih dari 10 detik

 

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *