Tips Dan Cara Menyiapkan Makanan Pendamping ASI Bagi Bayi

Spread the love

Makanan yang Harus Diperkenalkan Pada Bayi

  • American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa untuk kebanyakan anak, Anda tidak perlu memberikan makanan dalam urutan tertentu.
  • Anak Anda bisa mulai makan makanan padat pada usia sekitar 6 bulan. Pada usia 7 atau 8 bulan, anak Anda sudah bisa makan berbagai makanan dari kelompok makanan yang berbeda. Makanan ini termasuk sereal bayi, daging atau protein lain, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, yogurt dan keju, dan banyak lagi.
  • Jika anak Anda makan sereal bayi, penting untuk menawarkan berbagai sereal bayi yang difortifikasi dengan ikon peringatan seperti oat, barley, dan multi-grain, bukan hanya sereal beras. Pemberian serealia beras bayi saja tidak direkomendasikan oleh Food and Drug Administration karena ada risiko anak terpapar arsenik. Kunjungi ikon eksternal U.S. Food & Drug Administration untuk mempelajari lebih lanjut.

Yang Harus Diketahui Saat Pemberian Makan Pada Bayi

  • Bayi membutuhkan vitamin dan mineral tertentu untuk tumbuh sehat dan kuat. Sekarang, setelah anak Anda mulai makan makanan, penting untuk memilih makanan yang memberi anak Anda semua vitamin dan mineral yang mereka butuhkan.
  • Biarkan anak Anda mencoba makanan satu per satu pada awalnya. Ini membantu Anda melihat apakah anak Anda memiliki masalah dengan makanan itu, seperti alergi makanan. Tunggu 3 hingga 5 hari di antara setiap makanan baru. Sebelum Anda menyadarinya, anak Anda akan segera makan dan menikmati banyak makanan baru.
  • Delapan makanan alergi yang paling umum adalah susu, telur, ikan, kerang, kacang pohon, kacang tanah, gandum, dan kedelai.
  • Umumnya, Anda tidak perlu menunda-nunda mengenalkan makanan ini kepada anak Anda, tetapi jika Anda memiliki riwayat keluarga alergi makanan, bicarakan dengan dokter atau perawat anak Anda tentang apa yang harus dilakukan untuk bayi Anda.
BACA  Picky Eater Pada Bayi Anda dan Apa yang Harus Dilakukan

Cara menyiapkan makanan untuk bayi

  • Pada awalnya, lebih mudah bagi anak Anda untuk makan makanan yang dihaluskan, dihaluskan, atau disaring dan teksturnya sangat halus. Anak Anda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan tekstur makanan yang baru. Anak Anda mungkin batuk, muntah, atau muntah. Saat keterampilan mulut bayi Anda berkembang, makanan yang lebih kental dan menggumpal dapat diperkenalkan.
  • Beberapa makanan berpotensi menimbulkan bahaya tersedak, jadi penting untuk memberi makan anak Anda makanan dengan tekstur yang tepat untuk perkembangannya. Untuk membantu mencegah tersedak, siapkan makanan yang mudah larut dengan air liur dan tidak perlu dikunyah. Beri makan porsi kecil dan dorong bayi Anda untuk makan perlahan. Selalu awasi anak Anda saat dia makan.

Tip untuk menyiapkan makanan:

  • Campur sereal dan biji-bijian yang sudah dihaluskan dengan ASI, susu formula, atau air agar lembut dan mudah ditelan bayi Anda.
  • Hancurkan atau haluskan sayuran, buah-buahan dan makanan lainnya sampai halus.
  • Buah dan sayuran keras, seperti apel dan wortel biasanya perlu dimasak agar mudah dihaluskan atau dihaluskan.
  • Masak makanan sampai cukup empuk agar mudah dihaluskan dengan garpu.
  • Singkirkan semua lemak, kulit, dan tulang dari unggas, daging, dan ikan, sebelum dimasak.
  • Buang biji dan biji keras dari buah lalu potong buah kecil-kecil.
  • Potong makanan lunak menjadi potongan kecil atau irisan tipis
  • Potong makanan berbentuk silinder seperti hot dog, sosis, dan keju tali menjadi potongan tipis pendek, bukan potongan bundar yang bisa tersangkut di jalan napas.
  • Potong makanan bulat kecil seperti anggur, ceri, beri, dan tomat menjadi potongan-potongan kecil.
  • Masak dan giling halus atau tumbuk biji-bijian gandum, barley, beras, dan biji-bijian lainnya.
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *