Penyebab dan Penanganan Bayi Tersedak Saat Minum ASI

Spread the love

Banyak orang tua menantikan waktu menyusui dengan bayi mereka. Ini adalah kesempatan untuk menjalin ikatan dan juga memberi Anda beberapa menit kedamaian dan ketenangan.

Namun bagi sebagian orang, pemberian susu botol atau menyusui dapat menyebabkan suara tersedak atau tersedak, yang mengkhawatirkan jika Anda adalah orang tua baru. Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah bayi Anda tersedak susu atau susu formula.

Saat makan beberapa bayi khususnya yang mempunyai gangguan koordinasi motorik oral khususnya dengan gangguan mengunyah menelan sering beresiko mengalami tersedak.

Tersedak adalah penyumbatan saluran napas bagian atas oleh makanan atau benda lain, yang mencegah seseorang bernapas secara efektif. Tersedak dapat menyebabkan batuk sederhana, tetapi penyumbatan total jalan napas dapat menyebabkan kematian.

Tersedak adalah keadaan darurat medis sejati yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat oleh siapa pun yang ada. Tim medis darurat mungkin tidak tiba tepat waktu untuk menyelamatkan nyawa orang yang tersedak.

Pernapasan adalah bagian penting dari kehidupan. Saat kita menarik napas, kita menghirup campuran nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan gas lainnya.

Di paru-paru, oksigen memasuki aliran darah untuk melakukan perjalanan ke seluruh tubuh. Tubuh kita menggunakan oksigen sebagai sumber bahan bakar untuk menghasilkan energi dari makanan yang kita makan. Karbon dioksida, produk limbah, memasuki aliran darah dan kembali ke paru-paru. Saat bayi menghembuskan napas, kita menghembuskan karbon dioksida, nitrogen, dan oksigen.

PENYEBAB

  • Alasan paling umum bayi tersedak saat menyusui adalah karena ASI keluar lebih cepat daripada yang dapat ditelan bayi Anda. Biasanya, ini terjadi ketika ibu mengalami kelebihan ASI atau saat bayi munum terburu buru tidak sabaran,
  • Tersedak juga sering terjadi pada anak dengan gangguan oral motor atau ganggua koordinasi gerakan sekitar mulu antara menelan dan bernapas. Gangguan oral motor tersebut kadang sulitdikenali pada saat bayi
  • Penyebab lain adalah saat bayi mengalami hipersensitifitas hidung khususnya bayi dengan gangguan hidung buntu atau napas berbunyi. Saat terjadi hal tersebut biasanya terjadi gangguan pembuntuan di saluran napas sehingga tampak bayi membuka mulut atau bernapas dengan mulut. Saat itu terjadi ditambah bayi buru buru minta minum maka kontrol antara nebernapas dan minum terganggu. Sehingga bayi melakuakn reaksi alamiah untuk tersedak agar cairan ASI tidak masuk ke pau paru bayi saat bernapas.
  • Tanda-tanda umum kelebihan pasokan antara lain gelisah pada payudara, batuk, tersedak, atau menelan susu, terutama saat mengendurkan, dan menggigit puting untuk menghentikan aliran susu, antara lain.
  • Ibu mungkin juga mengalami letdown yang terlalu aktif, yang menyebabkan ASI mengalir deras ke dalam mulut bayi Anda. Ketika payudara Anda dirangsang oleh bayi Anda menyusu, oksitosin menyebabkan refleks let-down yang melepaskan ASI.
  • Jika ibu memiliki kekecewaan yang terlalu aktif atau kuat, pelepasan ini terjadi terlalu cepat bagi bayi Anda untuk merespons dengan tepat, menyebabkan mereka menelan atau tersedak saat menyusui.
BACA  Hepatitis Pada bayi dan Imunisasi Pencegahannya

Apa yang harus saya lakukan jika bayi saya tersedak susu?

  • Jika bayi Anda tampak banyak muntah saat makan, jangan panik. Tersedak dan tersedak saat menyusui adalah hal biasa pada bayi muda.
  • Bayi dilahirkan dengan “refleks muntah yang berlebihan” namun protektif, yang dapat menyebabkan tersedak saat menyusu. Ditambah lagi, bayi mudah muntah karena ketidakdewasaan neurologisnya sendiri.
  • Bayi tumbuh dan mempelajari cara-cara baru menggunakan tubuh (dan mulut) mereka setiap hari
  • Seringkali, hanya dengan menghentikan menyusu dan memposisikan bayi dalam posisi tegak dengan penyangga kepala dan leher yang baik akan memberi mereka beberapa detik untuk mengatasi masalah.
  • Jika bayi Anda mulai tersedak, biarkan mereka berhenti menyusu sebentar dan tepuk-tepuk punggungnya. Biasanya, jika mereka tersedak cairan, itu akan cepat sembuh.

Bagaimana cara mencegah bayi saya tersedak susu saat menyusui?

  • Salah satu hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah bayi Anda tersedak saat makan adalah mengubah posisi menyusu.
  • Untuk ibu menyusui yang tampaknya memiliki lecet yang terlalu aktif, kami biasanya menyarankan agar mereka menyusui dengan posisi santai, yang membalikkan efek gravitasi dan memungkinkan bayi memiliki kendali lebih.
  • Tarik bayi Anda dari payudara sesekali untuk membantunya mengatur napas dan memperlambat. Anda juga dapat melepaskan bayi Anda dari payudara selama 20 hingga 30 detik saat ASI Anda turun.
  • Selain posisi berbaring, disarankan berbaring miring agar bayi dapat membiarkan ASI menetes dari mulutnya saat ASI mengalir terlalu cepat.
  • Selain itu, memeras susu selama 1 hingga 2 menit sebelum membawa bayi ke payudara Anda dapat membantu. Melakukan hal itu memungkinkan terjadinya kekecewaan yang kuat sebelum bayi menempel. Meskipun demikian, berhati-hatilah dengan teknik ini, karena memompa terlalu lama akan membuat tubuh Anda memproduksi lebih banyak susu dan memperburuk masalah.
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *