Kisah Luarbiasa Bayi Prematur Dengan Ibu Covid19

Spread the love

Bayi yang baru lahir ini lahir prematur pada usia kehamilan 34 minggu melalui operasi caesar darurat setelah induksi persalinan, karena ibunya didiagnosis dengan COVID-19. Dia masih bisa menyusui bayinya setelah melahirkan. Baik ibu dan bayi dipulangkan setelah melahirkan.

Pada hari ke-5, bayi mengalami riwayat penurunan makan, lesu, dan ikterus selama 1 hari. Pada pemeriksaan, ditemukan mengalami hipotermia (suhu rektal 33,3 ° C), dan kemudian mengalami episode apnea multipel dengan desaturasi saat masih di unit gawat darurat anak.

Bayi segera ditempatkan di inkubator untuk dihangatkan kembali, dan kemudian ke ventilasi tekanan jalan napas positif secara terus menerus dengan oksigen (fraksi oksigen inspirasi 30%). Antibiotik empiris (amoksisilin, sefotaksim dan gentamisin) diberikan segera sebelum transfer PICU.

Hasil hitung darah lengkap dan protein C-reaktif normal. Tidak ada pertumbuhan yang terdeteksi dalam kultur darah. Peningkatan opasitas di kedua paru sudah terlihat pada pemeriksaan CXR.

Ekokardiografi yang dilakukan untuk menyingkirkan penyakit jantung bawaan menunjukkan ASD kecil. Di PICU, bayi melanjutkan dengan tekanan saluran napas positif terus menerus selama 3 hari lagi sebelum turun ke kanula hidung yang dilembabkan dengan aliran tinggi.

Bayi disapih dari semua alat bantu pernapasan pada hari berikutnya. Dia juga menjalani sesi fototerapi singkat untuk penyakit kuning. Antibiotik dihentikan sebelum dipindahkan ke bangsal pediatrik umum, dari mana dia dipulangkan pada hari ke-8 masuk, sembuh total.

loading...
BACA  Gizi Pada Bayi dan Kebutuhan Nutrisi Pada Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *