KLINIK BAYI ONLINE

Susu Kental Manis Tidak Dianjurkan Untuk Bayi

 

Pertimbangan orangtua memilih susu kental manis adalah harga yang relatif lebih murah, kemudian mudah disimpan dan tidak cepat basi dibandingkan dengan susu pertumbuhan anak. Padahal susu kental manis merupakan susu yang dibuat dengan melalui proses evaporasi atau penguapan dan umumnya memiliki kandungan protein yang rendah. Selain diuapkan, susu kental manis juga diberikan gula tambahan. Hal ini menyebabkan susu kental manis memiliki kadar protein rendah dan kadar gula yang tinggi.

Pada anak usia diatas 1 tahun, konsumsi jenis makanan si kecil sama seperti pada orang dewasa. Perlu Ayah Bunda ketahui pemberian susu pada anak usia diatas 1 tahun, baik ASI ataupun susu lainnya pada si kecil tidak utama, karena  hanya boleh diberikan maksimal 30% dari total kebutuhan kalori, dan 70% sisanya seharusnya  diberikan berupa makanan padat.

Ayah dan Bunda, perlu diketahui bahwa susu didalam konteks makanan anak usia Batita dan Balita adalah sebagai sumber kalsium dan sumber protein dengan asam amino esensial yang lengkap.

Penggunaan susu kental manis pada anak

Susu kental manis (SKM) adalah susu yang dibuat dengan melalui proses evaporasi atau penguapan dan umumnya memiliki kandungan protein yang rendah. Selain diuapkan, susu kental manis juga diberikan added sugar (gula tambahan). Hal ini menyebabkan susu kental manis memiliki kadar protein rendah dan kadar gula yang tinggi. Kadar gula tambahan pada makanan untuk anak yang direkomendasikan oleh WHO tahun 2015 adalah kurang dari 10% total kebutuhan kalori.

Susu kental manis sebaiknya tidak  dikonsumsi oleh balita. Ayah Bunda  harus pintar memilah dan harus terlebih dahulu melihat kandungan nutrisi setiap porsinya. Contohnya salah satu jenis susu kental manis yang dijual secara komersil menuliskan dalam satu takar porsi (4 sendok makan) memasok 130kkal, dengan komposisi  gula tambahan 19 gram dan protein 1 gram. Jika dikonversikan dalam kalori, 19gram gula sama dengan 76kkal. Kandungan gula dalam 1 porsi susu kental manis tersebut lebih dari 50% total kalorinya, jauh melebihi nilai rekomendasi gula tambahan yang dikeluarkan oleh WHO.

BACA  Manfaat Susu Untuk Kehidupan Sehari hari

Kadar gula tambahan pada makanan untuk anak yang direkomendasikan oleh WHO pada 2015 ialah kurang dari 10% total kebutuhan kalori. Susu kental manis sebaiknya tidak dikonsumsi oleh balita. Susu kental manis yang dijual secara komersil menuliskan dalam satu takar porsi (4 sendok makan) memasok 130 kkal, dengan komposisi gula tambahan 19 gram dan protein 1 gram. Jika dikonversikan dalam kalori, 19 gram gula sama dengan 76 kkal. Kandungan gula dalam 1 porsi susu kental manis tersebut lebih dari 50% total kalorinya, jauh melebihi nilai rekomendasi gula tambahan yang dikeluarkan oleh WHO.

Susu kental manis tidak boleh diberikan pada bayi dan anak, karena memiliki kadar gula yang tinggi, dan kadar protein yang rendah. Pemberian susu yang direkomendasikan untuk bayi ialah ASI atau ASI donor yang telah terbukti aman atau susu formula bayi. Sedangkan jika berusia di atas 1 tahun, selain ASI dapat mengonsumsi susu sapi yang sudah dipasterisasi atau UHT atau susu formula pertumbuhan.

 

Sumber : IDAI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Kesehatan Bayi, Chat Di Sini