Anemia Defisiensi Besi Pada Bayi, Penanganan dan Penyebab

Anemia yang terjadi pada bayi dapat disebabkan berkurangnya produksi sel darah merah (eritrosit) karena kurangnya besi sebagai bahan baku yang diperlukan dalam proses pembentukan sel darah merah. Besi adalah suatu mikronutrien yang sangat diperlukan tidak hanya untuk pembentukan sel darah merah, tetapi juga sangat berperan dalam imunitas (kekebalan) tubuh , mielinisasi otak, dan proses metabolisme.wpid-wp-1447376161070.jpg

Sebagian besi di dalam tubuh bayi digunakan untuk pembentukan sel darah merah yang berguna untuk mengangkut oksigen dan mengalirkan zat makanan yang diperlukan ke seluruh tubuh. Jika kadar besi di dalam tubuh tidak mencukupi, secara bertahap akan terjadi penurunan kadar Hb. Cadangan besi di dalam tubuh disimpan di hati dan akan diigunakan jika tubuh mulai kekurangan besi. Tahap ini disebut deplesi besi yang merupakan tahap awal kekurangan besi. Jika kekurangan besi tahap ini tidak diatasi , selanjutnya akan terjadi defisiensi besi, yaitu besi yang beredar ke seluruh tubuh mulai berkurang dan lambat laun akan terjadi penurunan kadar Hb karena jumlah besi tidak mencukupi untuk membentuk sel darah merah.

Penyebab

  • Bayi merupakan kelompok populasi yang rentan terhadap masalah ini karena pada masa bayi akan terjadi proses pertumbuhan yang sangat cepat sehingga memerlukan asupan nutrisi yang cukup termasuk zat besi.
  • Pada bayi yang lahir cukup bulan, cadangan besi bayi yang berasal dari ibu akan habis dalam waktu 4 bulan, sedangkan bayi kurang bulan, cadangan besi akan habis dalam waktu 2 bulan. Oleh karena itu, penting asupan nutrisi yang kaya besi setelah bayi mulai mengenal makanan padat. Selain itu, kondisi ibu saat hamil terhadap kecukupan besi sangat mempengaruhi cadangan besi bayi yang dilahirkan.
  • Saat hamil ibu jarang mengonsumsi makanan yang banyak mengandung besi, seperti daging merah, ati ayam/sapi dan protein hewani lainnya. Selain itu, ibu tidak teratur meminum tablet tambah besi yang diberikan oleh dokter kandungannya. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi jumlah cadangan besi pada bayi,
  • Penyebab lainnya bayi juga tidak mendapat asupan nutrisi yang banyak mengandung besi. Kondisi kekurangan besi saat hamil sangat mempengaruhi cadangan besi pada bayi sehingga seharusnya sudah lebih awal mendapat suplementasi besi dan makanan yang banyak mengandung besi.

Penanganan

  • Setelah dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium terbukti bahwa penyebab anemia bayi  karena kekurangan besi, perlu diberikan suplementasi besi dan edukasi terhadap ibu untuk memperbaiki asupan nutrisi dengan bahan makanan yang banyak mqengandung besi.
  • Defisiensi besi yang terjadi pada masa bayi harus segera diatasi karena berdampak pada tumbuh kembangnya.
  • Penting mengenali sejak awal risiko terjadinya defisiensi besi pada bayi seperti riwayat anemia saat ibu hamil, bayi lahir kurang bulan atau asupan nutrisi yang kurang mengandung besi terutama setelah bayi mulai mendapat makanan padat.
  • Konsultasikan segera ke dokter/dokter spesialis anak terdekar untuk memastikan apakah bayi perlu mendapat suplementasi besi.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s