Stimulasi Kecerdasan Bayi Saat Ganti Popok

    Ganti Popok Sambil Berkomunikasi yang baik dan kreatif  karena dapat merangsang kecerdasan bayi 

    • Ajak bercanda hingga si bayi tertawa. Katakan padanya “pa kabar adek?” “Uhh. Sambil menutup hidung bau popok adek bau!”. Trus berubah raut muka danbtutup hidung dibuka. Nah sekrang ngga bau lagi” Trus secara mendadak menutup hidung lagi berganti ganti sampaibsi bayi tertawa. Saat si bayi tertawa ibu mengganti popok adik sambil bilang”Mama ganti popok adek ya?  “Waduh mana ya kaki adik? Sambil ibu pura-pura mencari kaki si bayi dibalik popok. Saat ia menunjukkan kakinya, Anda bisa tangkap “yupp, bunda temukan adek!” Atau tanyakan “Trus, Mana ya pantat Adek, ya? Bunda tidak lihat.” lalu Anda bisa sentuh pantatnya dan katakana “Oh, ini dia pantatnya. Ayo masukkan ke dalam popok!” Ini akan membuatnya tertawa senang. Ia tidak akan merasa bahwa ia sedang Anda ‘kerjai’ agar mau ganti popok.
    • Bernyanyi dan berdendang. Bernyanyi dan berdendang adalah komunikasi terbaik saat mengganti popok. Bernyanyilahbdengan mimik muka yang bisa membuat si bayi tertwa. Bayi seringkali menyukai nada-nada tertentu dalam sebuiah lagu. Hal ini juga menstimulasi kreatifitas dan intelegensia musik pada bayi
    • Pasang foto atau gambar tokoh film animasi film kartun. Dekatkan foto atau poster di langit-langit tempat biasa menggantikan popoknya. Misalnya foto Anda bersamanya atau gambar tokoh animasi kartun seperti minny mouse atau winny the pooh. Pilih gambar berupa foto karena mata bayi lebih mudah mengenalinya. Karena Anda akan gunakan foto atau poster ini untuk membuat bayi berkomunikasi dengan gambar itu.  “Itu bebeknya sedang berenang, nak. Bunyinya wek…wek…”  Bayi tertarik dengan gambar dan cerita Anda, sehingga bisa mengganti popoknya dengan mudah.
    • Alihkan dengan mainan bayi. Satu keranjang berisi kosmetik harus ada di samping Anda sebelum ritual ganti popok dimulai. Kosmetik bayi ini bisa dimanfaatkan untuk ‘obat penenang’ anak saat sedang ganti popok. Ambil dan berikan pada anak untuk dijadikan mainan. Pastikan penutupnya tertutup rapat agar isinya tidak pindah ke mulut bayi.
    • Libatkan ‘pemain’ pengganti. Agar tidak bosan,  coba ajak boneka Teddy Bear atau boneka kesayangan lainnya untuk menemani Anda mengganti popok. Buat cerita bahwa kali ini bukan Anda yang ingin mengganti popoknya, melainkan boneka Teddy Bear. Letakkan boneka di sisi Anda dan terlihat oleh anak, agar ia percaya bahwa boneka Teddy yang mengganti popok.
    • Jari menari. Ayo ikuti caranya: gunakan jari telunjuk dan jari tengah Anda seolah-olah menjadi dua buah kaki yang memanjat tubuh si kecil. Anggap kaki bayi sebagai batang pohon. Nah, kini saatnya jemari Anda berperan untuk menaiki ‘batang pohon’ buatan. Jangan lupa ikuti dengan nyanyian “Naik-naik ke atas pohon, tinggi-tinggi sekali.” atau membuat cerita seperti “Panjat..panjat..Teddy Bear memanjat pohon dari ranting ke dahan. Ah, ranting putus, Teddy jatuh.” Saat jatuh, berikan tubuhnya gerakan yang menggelitik untuk memancing tawanya. Anda bisa selingi permainan jari jemari ini dengan kegitan mengganti popok.
    • Alihkan perhatiannya. Ikuti ke mana pandanganbayi saat mengganti popok. Ketika ia melihat ke arah atas, Anda bisa bercerita tentang cicak-cicak di dinding. Bila ia sudah puas dengan cerita cicak, arahkan pada pemandangan lain. Misalnya bunga di luar jendela kamar atau benda yang bergerak. Atau siapkan mainan yang bisa berputar di atasnya.
    • Tatap mata bayi. Saat ganti popok, tatap mata bayi. Jalin kontak mata dan ajak dia bicara. Katakan bahwa dia sekarang sedang ganti popok. Jelaskan mengapa dia harus pakai popok, sambil tangan bergerak cepat memakaikan popok. Bila penjelasan selesai sebelum popok terpasang, buat cerita sambil terus tatap mata bayi dengan rasa kasih sayang

    JANGAN MEMGGANTI POPOK SAMBIL MARAH DAN MENGOMEL

    • Jangan Sambil Marah. Beberapa ibu saat mengganti popok bayi dengan perasaan emosi dan sedang marah dengan anaknya yang lebih besar atau sedang marah dengan suami. Saat mengganti popok bayi masih dengan nada emosi dan mengomel dengan nada kasar dan keras kepada suami atau anak yang lain sambil mengganti popok. Hal ini akan membuat persaan takut dan tidak nyaman pada bayi. Karena bayi bisa menilai raut muka dan kalimat ibu yang bernada emosi dan marah.
    • Jangan Memgomel. Beberapa ibu saat mengganti popok bayi dengan perasaan emosi dan sedang marah dengan anaknya yang lebih besar atau sedang marah dengan suami sambil terus mengomel Halnini membuat bayi takut dan tidak nyaman.



        Iklan

        Tinggalkan Balasan

        Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

        Logo WordPress.com

        You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

        Gambar Twitter

        You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

        Foto Facebook

        You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

        Foto Google+

        You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

        Connecting to %s