Bayi dengan Ibu Infeksi Rubella Saat Kehamilan

image

Bayi dengan Ibu Infeksi Rubella Saat Kehamilan

Ibu dengan Infeksi Rubella
Infeksi Rubella maternal pada kehamilan 12 minggu pertama akan menimbulkan infeksi pada fetus sekitar 81%, sekitar 54% pada kehamilan 13-16 minggu, 36% pada kehamilan 17-22 minggu, dan seterusnya insiden akan semakin menurun dengan meningkatnya usia kehamilan. Transmisi fetomaternal pada kehamilan 10 minggu pertama akan menimbulkan kelainan jantung dan tuli sebanyak 100% pada fetus yang terinfeksi.

Tanda dan Gejala
– Katarak
– Tuli sensorineural
– Kelainan jantung kongenital (patent ductus arteriosus, stenosis a.pulmonalis)

Kelainan yang lain:
– IUGR
– Retinopati
– Mikroftalmia
– Meningoensefalitis
– Abnormalitas elektroensefalograf
– Trombositopenia purpura
– Hipotonia
– Abnormalitas dermatoglyphic
– Hepatosplenomegali
– DM
– Pada gambaran radiologi tampak tulang lusen
– Kelainan yang jarang terjadi berupa miokarditis, glaukoma, mikrosefali, panensefalitis, progresif kronis, hepatitis, anemia, hipogamaglobulinemia, kriptorkismus, abnormalitas tiroid, penyakit ginjal polikistik.

Pemeriksaan Laboratorium Antenatal

IgM spesifik dari darah fetus yang diperoleh secara PUBS dan antigen rubella dari biopsi
spesimen vili horialis.
Postnatal
Isolasi virus rubella di urin, orofaring. dan deteksi IgM spesifik Rubella pada darah neonatus atau umbilikus.

Penanganan

Tidak ada terapi spesifik untuk ibu maupun infeksi rubella kongenital karena lebih dari
setengah neonatus dengan rubella kongenital asimptomatik pada saat lahir.

Pencegahan: Imunisasi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s