Kenali 10 Tahapan Persalinan Caesar

image

1. Persetujuan Operasi Bila sudah dipastikan ibu harua melakukan operasi caesaria sesuai indikasi medis ibu harus menandatangani persetujuan operasi terlebih dahulu Ibu tetap bisa menjalani proses persalinan ini dengan didampingi oleh suami namun jika hanya mendapatkan persetujuan oleh dokter spesialis kandungan yang melakukan operasi. Karena tidak semua dokter kandungan memperbolehkan pendampingan selama operasi caesar. Hal ini dilakukan dengan alasan kesehatan dan prosedur operasi rumah sakit tersebut.

3. Anestesi Saat hendak memasuki kamar operasi ibu harus memakai baju khusus operasi.Tindakan awal ibu akan ditangani oleh dokter ahli anestesi yang akan memberikan obat bius sehingga, ibu tidak merasa sakit ketika proses operasi. Ada 2 jenis anestesi yang bisa diberikan oleh dokter anestesi, yaitu: Anestesi umum : hanya dilakukan dalam kondisi tertentu saja karena Anda mungkin tidak bisa menahan rasa sakit yang sudah parah atau kondisi penyakit tertentu. Anestesi ini akan membuat ibu tidak sadarkan diri selama proses operasi sehingga mungkin tidak bisa merasakan kehadiran bayi. Anesteri epidural atau anestesi lokal : anestesi ini diberikan lewat suntikan yang akan memblok rasa sakit dari bagian tulang belakang sehingga Anda tidak akan merasa sakit dari mulai bagian perut ke bawah. Anestesi ini akan membuat ibu sadar selama proses caesar dan bisa merasakan kehadiran bayi. Sebelum dilakukan anestesi ibu akan mendapatkan pemasangan infus di tangan. ibu akan merasakan sedikit nyeri seperti suntikan untuk memasukkan infus. Setelah dilakukan anestesi lokal maka tangan dan kaki ibu akan difiksasi atau diikat agar gerakan yang tidak dari ibu bisa dihindarkan saat operasi dilakukan. Setelah itu Perawat akan memasang kateter urin ke bagian uretra salyran kenxing untuk mengalirkan urin selama operasi dan selama masa pemulihan.

4. Pembesihan Operasi Setelah dilakukan anestesi tugas dokter anestesi akan ditambah dengan dokter kandungan. Ibu akan bertemu muka dengan dokter kandungan tetapi dengan wajah sudah tertutup masker jadi mungkin ibu hanya mengenali suaranya. dokter akan menutupi sebagaian badan ibu dari dada hingga kaki dengan kain alas operasi yang berwarna hijau. Setelah itu dokter kandungan bersama dokter asistesi akan melakukan pembersihan atau disinfeksi area operasi di sekitar perut.

5. Operasi. Saat proses mulai operasi dokter akan menyarankan ibu untuk kembali berdoa akam operasi berjalan dengan baik. Setelah itu dokter mulai melakukan operasi. Saat proses operasi mungkin ibu masih akan merasakan tarikan atau tekanan di sekitar perut namun tidak akan terasa sakit karena obat yang sudah diberikan sebelum operasi.

6- Jika dalam perjalanan operasi ibu merasakan nyeri yang hebat atau selama proses operasi muncul kondisi darurat maka dokter bisa memberikan anestesi umum. Proses ini biasanya dilakukan untuk mengatasi ibu yang muntah selama operasi sehingga, mencegah resiko cairan yang keluar lambung yang bisa merusak paru-paru.

7-. Pemberian Obat Cairan infus, obat muntah dan obat antibiotik akan diberikan untuk mengatasi infeksi sepanjang dan setelah operasi.
image

8-. sayatan Pembukaan Sayatan merupakan yang akan dilakukan dengan garis horizontal di atas bagian bawah perut, jaringan menuju rahim akan dipotong secara perlahan selama operasi. Proses ini akan berlangsung hingga dokter bisa mencapai bagian rahim.

9-. Pengeluaran Bayi Jika bagian rahim sudah terbuka maka dokter akan menarik bayi hingga keluar, memotong tali pusar dan mengeluarkan plasenta dari rahim. Saat bayi keluar dokter anak yang mendampingi akan membantu penanganan awal kedaruratan dengan memberaihkan jalan napas dan memberi bantuan pernapasan buatan bila bayi mengalami sesak atau tidak menangis. Bila bayi ibu menangis dengan baik atau nilai Skor Apgar baik atau nilaianya di atas 8-10 maka ibu dapat dilakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Setelah proses pengeluaran bayi selesai maka dokter akan menutup jalan lahir Anda. Jahitan akan diterapkan ke bagian jaringan rahim hingga ke lapisan kulit paling luar. Jahitan dengan benang yang bisa larut menjadi daging akan digunakan dalam proses ini. Proses ini akan membutuhkan waktu antara 30 – 45 menit.

10.Pemulihan Setelah operasi selesai maka Anda akan masuk ke dalam ruang pemulihan hingga kondisi Anda stabil dan bayi Anda sehat. Jika proses lancar maka, akan segera masuk ke ruang perawatan. Selama belum bisa makan dan minum dengan baik maka cairan infus akan tetap diberikan. Umumnya proses pemulihan ini membutuhkan waktu antara 3 hingga 4 hari hingga, bisa pulang ke rumah.  Anda harus tetap minum obat anti nyeri dan antibiotik selama proses pemulihan untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan luka pada bekas jahitan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s