Inilah 25 Tanda Normal Bayi Baru Lahir

image

Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dengan umur kehamilan lebih dari atau sama dengan 37 minggu dengan berat lahir 2500– 4000 gram. Pada waktu kelahiran, sejumlah adaptasi psikologik mulai terjadi pada tubuh bayi baru lahir, karena perubahan dramatis ini, bayi memerlukan pemantauan ketat untuk menentukan bagaimana ia membuat suatu transisi yang baik terhadap kehidupannya diluar uterus. Bayi baru lahir juga membutuhkan perawatan yang dapat meningkatkan kesempatan menjalani masa transisi dengan berhasil.

Bayi baru lahir normal adalah bayi lahir yang melewati masa penyesuaian pada minggu pertama kehidupannya. Sedangkan waktu di dalam uterus ibu bayi aman, hangat dan makan dengan baik. Setelah lahir bayi harus menyesuaikan pada pola untuk makan, bernapas dan tetap hangat 

Inilah 25 Tanda dan Gejala Normal Pada Bayi Baru Lahir

1. Kondisi kulit, meliputi warna, turgor, kerut-kerut, verniks kaseosa, milia, lanugo, eritema toksikum, dan tanda lahir.

2. Pernafasan, pada saat bayi tenang hitung pernafasan selama 60 detik. Frekuensi nafas yang normal adalah 30 sampai 60 kali per menit, adanya bunyi ronkhi basah, mendengkur saat ekspirasi atau suara nafas tidak sama menandai adanya oedema pada paru, pneumoni atau hernia diafragmatika.

3. Denyut jantung. Hitung denyut apeks selama 60 detik di atas apeks jantung, normalnya 120 sampai 160 kali per menit, denyut jantung yang lebih dari 160 kali per menit dapat diakibatkan kesulitan bernafas atau peningkatan beban kerja jantung.

4. Suhu. Ukurlah suhu setiap 30 menit sampai bayi stabil, setelah itu setiap 4 jam. Suhu bayi yang normal adalah 36,4°C sampai 37,2°C, bayi yang suhunya dibawah 36,5°C kemungkinan mengalami hipotermia sedangkan apabila suhu bayi lebih dari 37,5°C menandakan bayi hipertermia atau demam.

5. Berat badan. Timbang bayi baru lahir pada waktu yang sama setiap hari sebelum menyusu ; 95% bayi cukup bulan berat badannya adalah 2500 gram sampai 4250 gram. Bayi berat lahir turun berat badannya antara 5% dan 10% dari berat badan lahir dalam beberapa hari pertama kehidupan.

6. Panjang badan. Letakkan bayi ditempat yang rata dan luruskan kakinya sebelum mengukur ; rata-rata panjang badan bayi cukup bulan adalah 49,5 cm.

7. Lingkar kepala
Ukur melingkar bagian oksiput yang terbesar rata-rata adalah 35,5 cm.

8. Lingkar dada. Letakkan pita pengukur diatas puting dan melintasi batas bawah dari scapula ; rata-rata lingkar dada adalah 33 cm, biasanya 2 sampai 3 cm lebih kecil dari pada lingkar kepala. (Stright, 2004 : 219)

9. Ubun-ubun. Ubun-ubun anterior normalnya berbentuk seperti berlian. Ubun-ubun posterior normalnya berbentuk segitiga dan lebih kecil dari pada ubun-ubun anterior. Ubun-ubun yang menonjol dan tegang dapat menandakan tekanan intrakranial. Ubun-ubun yang cekung merupakan karakteristik dari dehidrasi.

10. Mata. Warna biasanya tampak biru atau abu-abu disebabkan oleh penipisan sclera.

11. Hidung dan mulut Kepatenan hidung ditentukan dengan menutup mulut bayi dan menekan satu lubang hidung pada waktu yang bersamaan.
Sekresi lendir jika berlebihan dapat merupakan indikasi suatu fistula trakeoesofagus.

12. Tumbuh gigi lebih awal, kalus karena menyusu dan kista inklusi mungkin ditemukan.

13. Telinga dan leher. Telinga lentur dan fleksibel. Pada bayi cukup bulan, telinga normalnya lembut dan dapat dilipat, dan bila dilekukkan ke depan kembali dengan cepat. Telinga letak rendah dapat menandakan abnormalitas kromosom atau organ. Pendengaran secara normal berkembang segera setelah tuba eusthachiinya bersih.

14. Ukuran leher normalnya pendek dengan banyak lipatan tebal. Leher berselaput berhubungan dengan abnormalitas kromosom.

15. Dada. Kontur dan simetrisitas normalnya adalah bulat dan simetris. Pembesaran payudara dapat tampak 2 sampai 3 hari setelah lahir disebabkan gangguan hormom

16. Pernafasan normalnya dangkal, simetris, dan sesuai dengan gerakan abdomen. Bunyi nafas dapat menunjukan ronkhi basah dan ronkhi kering.

17. Perit Kontur abdomen normalnya adalah bulat dan menonjol yang disebabkan oleh otot abdomen yang lemah. Tali pusat normalnya tampak putih dan seperti gelatin pada jam pertama, dengan dua arteri dan satu vena ; mulai kering dalam beberapa jam.
(c) Penampakan skapoid yang mengecil menandakan hernia diafragmatik
(d) Bising usus normalnya dapat didengar bila bayi tenang.

21. Genitalia kelamin perempuan. Pada labia minora dapat ditemukan adanya verniks dan smegma pada lekukan. Labia mayora normalnya menutupi labia minora dan klitoris. Klitoris nampaknya menonjol. Keluaran vagina mungkin diakibatkan oleh hormon ibu yang disebut pseudomenstruasi. Normalnya terdapat umbai himen.

22. Genitalia laki-laki. Rugae normalnya tampak pada skrotum dan kedua testis turun ke dalam skrotum. Meatus urinarius normalnya terletak pada ujung glans penis.

23. Punggung dan bokong. Spina normalnya rata dan bulat. Sekelompok rambut yang tumbuh atau lekuk kecil pada sacrum atau dasar spina berhubungan dengan spina bifida okulta. Terdapat lubang anus yang terbuka.

24. Ekstremitas atas atau tangan. Ekstremitas bagian atas normalnya fleksi dengan baik, dengan gerakan yang simetris. Refleks menggenggam normalnya ada. Kelemahan otot lengan parsial dapat menandakan trauma pada fleksus brakhialis. Nadi brakhialis normalnya ada.

25. Ekstremitas bawah atau kaki. Ekstremitas bagian bawah normalnya pendek, bengkok dan fleksi dengan baik. Nadi femoralis dan pedis normalnya ada.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s