KONSULTASI KESEHATAN: Mengapa Bayiku Sulit Makan. dok ?

Spread the love

 

Dok bayi saya sulit makan dan BB sulit naik sejak lama hampir 3 bulan. Sudah banyak dokter dikunjungi tetapi selalu saja saya tak mendapat jawaban yang memuaskan. Saya tak pernah mendapatkan solusi yang tepat. Pada umumnya diadviskan untuk memberikan makanan yang bervariasi dan yang bergizi dan yang enak enak. Tapi sudah saya ikuti semua advis yang diberikanndokter tetapuntetapnsaja sulit makan anaj saya tak kunjung membaik. Bahkan sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium darah, urine dan rontgen tetapi semuanya hasilnya normal. Sampai sekarang masih belum tahu penyebab dan cara penanganannya. Apakah dok penyebab sulit makan anak saya ? Minimal kalo saya tahu penyebab bisa mengatasinya sendiri,

JAWABAN KONSULTASI

Memang benar bu, penanganan terbaik gangguan sulut makan pada anak bukan pemberian vitamin jangka panjang, bukan pemaksaan tetapi mengidentifikasi penyebab dan mengatasi penyebabnya. Selama penyebabnya tidak diketahui maka penanganan sulit makan jangan berharap bisa membaik.

Banyak faktor penyebab dan faktor resiko terjadinya penyebab sulit makan pada anak. Penelitian yang kita lakukan di klinik gangguan fungsi saluran cerna ternyata sebagai penyebab utama gangguan sulit makan pada anak. Gangguan ini seringkali dianggap normal dan untuk mendiagnosis harus dengan melakukan ekslusi penyakit lainnya. Terdapat banyak pemeriksaan yang rumit, invasif dan mahal untuk melakukan kriteris ekslusi seperti pemeriksaan TB Paru, ISK, skreening zat besi. Bila terdapat gangguan hipersensitif saluran cerna kita harus curiga hal itu sebagai penyebab utama sulit makan pada anak. Gangguan fungsi saluran cerna sering terjadi pada penderita alergi makanan dan hipersensitif makanan. Dengan melakukan eliminasi provokasi makanan dapat dijadikan diagnosis sekaligus terapi penderita sulit makan. Bila dalam beberapa minggu gangguan sulit makan membaik kita tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan berbagai macam pemeriksaan laboratorium yang menyakitkan, mahal dan invasif.

Sampai saat ini orangtua ataupun klinisi jarang sekali memfokuskan penyebab sulit makan. Selama ini yang terjadi adalah memberi vitamin dan upaya strategi cara pemberian makan. Dari penelitian yang dilakukan oleh Judarwanto W penyebab paling sering adalah gangguan fungsi saluran cerna. Selama ini gangguan fungsi saluran cerna ini dianggap normal karena memang organ saluran cerna yang ada dalam keadaan normal. Karena pengabaian hal inilah selama ini membuat gangguan sulit makan sulit diatasi tanpa mengintervensi penyebab utama sulit makan itu sendiri. Gangguan fungsi saluran cerna ini sering terjadi pada penderita alergi makanan dan hipersensitif makanan.

BACA  VIDEO YOUTUBE : Permasalahan Sulit Makan Pada Anak

TANDA DAN GEJALA GANGGUAN FUNGSI SALURAN CERNA PADA ANAK DAN BAYI YANG HARUS DIWASPADAI SEBAGI PENYEBAB SULIT MAKAN

PADA USIA BAYI

  1. Sering muntah/kembung, sering “cegukan”, sering buang angin, sering “ngeden /mulet”, REWEL / GELISAH/COLIC terutama malam hari),
  2. BAB sering atau BAB tidak tiap hari sering sulit atau “ngeden”.
  3. Warna feses Hijau atau Hitam. Bibir kering, warna hitam atau lidah putih dan sering ngiler berlebihan (drooling).
  4. Perut rata atau cekung.
  5. Sejak lahir berat badan tidak pernah optimal atau berat badan kurang setelah umur 4-6 bulan.

Bila bayi anda mengalami gangguan kenaikkan berat badan yang berlangsung lama dan mengalama beberata tanda dan gejala hipersensitif saluran cerna di atas maka patut dicurigai kemungkinan besar penyebab gangguan kenaikkan BB adalah makanan tidak adekuat yang disebabkan karena hipersensitif makanan. Penanganan utama kasus seperti ini adalah mencari penyebab gangguan hipersensitif saluran cerna tersebut. Karena saat anak makannya terganggu selalu disertai gangguan fungsi saluran cerna. Saat dilakukan eliminasi dan provokasi makanan dengan melakukan penghindaran jenis makanan tertentu dalam 3 minggu maka penyebab gangguan hipersensitif saluran ternyata sebagian besar anak membaik gangguan saluran cernanya diikuti dengan perbaikan nafsu makan lebih konsisten dan disertai kenaikkan BB.

Seringkali orangtua bahkan dokter tidak pernah mengenali dan mengamati masalah utama yang paling sering menjadi penyebab tersebut. Tetapi sudah memikirkan hal yang lebih jauh seperti ISK, Infeksi TB paru dan gangguan hormonal. Sayangnya dalam praktek sehari hari dokter lebih mementingkan mencari penyebab yang sangat jarang itu dengan melakukan berbagai pemeriksaan laboratorium yang invasif dan mahal, tetapi mengabaikan penyebab utama gangguan fungsi saluran cerna anak yang sering dialami.

Kita boleh curiga hal lain sebagai penyebab bila dilakukan eliminasi provokasi makanan melalui pengawasan dokter ahli tetapi gangguan tersebut tidak membaik.

Pemberian makan yang buruk pada bayi digunakan untuk menggambarkan bayi dengan sedikit minat untuk menyusu. Ini juga dapat merujuk pada bayi yang tidak cukup makan untuk menerima nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan yang memadai. Pertumbuhan yang buruk terkait dengan kurangnya makan dapat menyebabkan kondisi terpisah yang disebut gagal tumbuh. Penanganan kesulitan makan pada bayi bukan dengan [emaksaan, pemberian vitamin jangka panjang tetapi mengenali dan mengatasi penyebabnya. Penyebab paling saering adalah hipersensitifitas saluran cerna atau alergi saluran cerna

Pemberian makan yang buruk disebabkan oleh berbagai kejadian. Berbeda dengan makan pilih-pilih, di mana bayi mungkin menolak satu bentuk susu dengan yang lain, atau balita mungkin menolak makanan tertentu. Tidak peduli apa penyebab sebenarnya dari pemberian makan yang buruk, kekurangan gizi adalah perhatian utama. Faktanya, Sumber Tepercaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 45 persen kematian anak terkait dengan kekurangan gizi.

BACA  KONSULTASI : Seberapa Normal Pertumbuhan Bayi Di Tahun Pertama

Penting untuk tidak mengabaikan pemberian makan yang buruk sebagai sesuatu yang akan meningkat seiring waktu. Ini adalah titik kritis dalam kehidupan anak Anda, dan kehilangan nutrisi utama dapat menyebabkan masalah fisik dan kognitif.

Penyebab Buruknya Makan pada Bayi

  • Penyebab paling sering adalah gangguan hipersensitifitas saluran cerna atau alergi saluran cerna dengan keluhan GERD (gastroesofageal Refluks) , muntah, mual. konstipasi, sulit BAB (BAB ngeden, tidak tiap hari, feses hitam, bulat atau kadang berdarah) , mudah diare
  • Salah satu penyebab paling umum dari pemberian makan yang buruk adalah kelahiran prematur. Bayi prematur biasanya kurang makan karena mereka seringkali belum mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghisap dan menelan susu. Namun, pemberian makan biasanya meningkat seiring dengan pertumbuhan bayi. Jika bayi Anda lahir prematur tetapi masih mengalami masalah makan setelah meninggalkan rumah sakit, penting untuk segera menghubungi dokter anak Anda.
  • Penyebab lainnya termasuk kondisi bawaan seperti herpes dan penyakit kuning, dan infeksi seperti gastroenteritis virus. Setelah kondisi ini diobati, pemberian makan yang buruk biasanya mereda.

Kondisi Serius

  • Pemberian makan yang buruk juga dapat disebabkan oleh kondisi serius, seperti sindrom Beckwith-Wiedemann. Ini adalah sindrom pertumbuhan berlebih yang menyebabkan bayi menjadi sangat besar dan tumbuh dengan sangat cepat. Ini mempengaruhi sekitar 1 dari 13.700 bayi baru lahir di seluruh dunia. Kondisi serius lainnya termasuk:
  • hipotiroidisme kongenital: terjadi saat tiroid gagal berkembang atau berfungsi dengan baik
  • hipoplastik jantung kiri: kondisi langka yang terjadi ketika sisi kiri jantung gagal berkembang dengan baik, dan tidak dapat memompa darah ke tubuh
  • botulisme bayi: dapat terjadi ketika bayi menelan bakteri Clostridium botulinum, yang menghasilkan racun berbahaya dalam tubuh yang dapat memengaruhi pernapasan dan makan
  • Sindrom Down

Kondisi Kurang Serius
Kasus lain dari makan yang buruk sama sekali tidak terkait dengan kondisi bawaan. Penyakit sementara dapat membuat pemberian makan tidak nyaman (dan bahkan menyakitkan) bagi bayi. Penyakit umum yang mengganggu cara makan meliputi:

  • diare
  • infeksi telinga
  • batuk dan pilek
  • tumbuh gigi
  • Jika ragu, sebaiknya periksa kembali dengan dokter anak. Anda tidak ingin menganggap penyakit ringan padahal sebenarnya mungkin ada kondisi mendasar yang serius.
BACA  Mengapa Bayiku Kurus dan Sulit Makan ?

Originally posted 2020-08-17 12:58:39.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *